Kabupaten Lombok Timur memeiliki luas wilayah laut mencapai 1.0743,33 km2 , yang merupakan 40,09% dari luas wilayahnya. Bentangan pantai mencapai 220 km dari selatan ke utara. Potensi pengembangan wilayah pesisir dan pulau–pulau kecil itu memcakup 6 kecamatan serta 22 desda/ kelurahan pantai, dengan jumlah nelayan perikanan tangkap sebanyak 16.434 jiwa.
1. Perikanan Tangkap
Potensi perikanan tangkap di Lombok Timur mencapai 12.691,5 ton. Tahun 2009 nilaimproduksi perikanan tangkap sebesar Rp.150.709.100.000. untuk jumlah perikanan tangkap terdiri dari perahu tanpa motor 461 unit,motor temple 3123 unit, dan kapal motor 345 unit. Daerah penangkapan dari nelayan di Lombok Timur menyebar di Selat Alas, Samudra Hindia dan Laut Jawa
Jenis ikan yang ditangkap mencakup lebih dari 50 jenis ikan laut. Berdasarkan data tahun2009, ada 3 jenis ikan yang tangkapanya diatas 1000 ton yaitu, ikan Tongkol 2000 ton,ikan Cakalang 1.666,5 ton, dan ikan Tuna 1.163 ton. Ikan lainnya termasuk tinggi hasil tangkapanya adalah Cumi-cumi,ikan ekor Kunging,Lemuru,ikan Teri,ikan Cucut dan lain-lainnya.
Sedangkan pelabuhan pendaratan ikan yang paling ramai bahkan untuk pulau Lombok adalah Tanjung Luar. Dengan ikan yang disandarkan tahun 2009 mencapai 5.610 ton,baru kemudian Labuhan Lombok 5.205 ton,Batu Nampar 1.025 ton,Sugian 478,4 ton, Labuhan Haji 3,62,7 ton,dan Sakra Timur 259,2 ton.
2. Perikanan Budidaya
- Lobster
Peluang infestasi pada budidaya Lobster terbuka luas , bukan saja karena permintaan dan harganya tinggi ,tetapi juga karena potensi areal pengembanganya yang sangat luas yaitu mencapai 526,86 Ha dan baru di mamfaatkan sebagian kecil saja yaitu 3,50 Ha.
- Rumput Laut
Budidaya Rumput Laut memiliki prospek yang cukup bagus mengingat permintaan akan produk ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Potensi pengembangan Budidaya Rumput Laut cukup luas yaiitu sekitar 2.000 Ha dannbaru di usahakan 60.471 Ha dengan produksi sebesar 700.000 ton basah sehingga peluang investasi untuk pengembangan budidaya Rumput Laut ini masih terbuka lebar.
- Mutiara
Potensi pengembangan budidaya Mutiara cukup luas yaitu 2.394,50 ton Ha dan baru di mamfaatkan 1.962,50 Ha dengan tingkatan produksi mencapai 0,20 ton. Permintaan Mutiara produksi Lombok sangat di minati baik oleh pembeli dalam Negeri maupaun manca Negara karena mutiaranya memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan produksi daerah lain.
Selain perairan tangkap dan bididaya perairan pantai Lombok Timur juga memiliki peluang cukup besar untuk pengembangan perikanan air tawar. Dari data yang ada tahun 2008 potensi produksi perikanan sekitar 21.497 ton,dimana potensi terbesar ada di kecamatan Aikmel,Pringgasela,Masbagik,Selong dan lainnya.
Produksi Ikan di Kabupaten Lombok Timur Dirinci Menurut Sektor Tahun 2003 - 2009 (Ton)
| TAHUN | PENANGKAPAN | BUDIDAYA | JUMLAH | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| LAUT | PERAIRAN UMUM | TAMBAK | KOLAM | SAWAH/
KERAMBA |
||
| 2003 | 15.636,2 | 181,8 | 881,8 | 131,1 | 26,6 | 16.857,5 |
| 2004 | 15.636,5 | 0,00 | 882,1 | 179,5 | 4,2 | 16.702,3 |
| 2005 | 12.591,6 | 0,0 | 874,3 | 187,2 | 1,3 | 13.654,4 |
| 2006 | 12.691,5 | - | 964,1 | 189,8 | 0,0 | 13.845,4 |
| 2007 | 14.761,3 | - | 1.012,2 | 204,3 | 18,0 | 15.995,8 |
| 2008 | 15.074,8 | 0,0 | 1.114,6 | 605,0 | 12,5 | 16.806,9 |
| 2009 | 12.941,7 | 0,0 | 1.435,1 | 851,0 | 5,0 | 15.232,8 |
Potensi Areal, Pemanfaatan, dan Produksi Budidaya Laut di Kabupaten Lombok Timur 2009
| JENIS BUDIDAYA | POTENSI | PEMANFAATAN | PRODUKSI |
|---|---|---|---|
| Mutiara | 3.433,65 | 1.805,50 | 0,22 |
| Kerapu | 509,40 | 6,50 | 5,40 |
| Lobster | 525,68 | 11,07 | 82,90 |
| Rumput Laut | 2.000,00 | 232,58 | 60.471,00 |
| Teripang | 194,00 | - | - |
| Kerang-kerangan | 179,50 | - | - |
Potensi Areal, Pemanfaatan, dan Produksi Budidaya Laut di Kabupaten Lombok Timur 2009
| JENIS BUDAYA | POTENSI | PEMANFAATAN | PRODUKSI |
|---|---|---|---|
| Mutiara | 3.433,65 | 1.805,50 | 0,22 |
| Kerapu | 509,40 | 6,50 | 5,40 |
| Lobster | 525,68 | 11,07 | 82,90 |
| Rumput Laut | 2.000,00 | 232,58 | 60.471,00 |
| Teripang | 194,00 | - | - |
| Kerang-kerangan | 179,50 | - | - |